Mengenal Masa Berburu Dan Meramu

Mengenal Masa Berburu Dan Meramu

Mengenal Masa Berburu Dan Meramu

Mengenal Masa Berburu Dan Meramu
Mengenal Masa Berburu Dan Meramu

Saat bermigrasi dari Yunan dan Indocina ke indonesia

nenek moyang bangsa indonesia membawa serta teknologi dan tradisi mereka, seperti membuat kapak, cara bercocok tanam, serta cara membuat alat perlengkapan hidup.

Masa berburu dan mengumpulkan makanan (food gethering and hunting period) adalah masa ketika dimana manusia purba mengumpulkan makanan yang di butuhkan mereka untuk bertahan hidup dengan berburu dan mengumpulkan makanan yang tersedia dari alam (sungai, danau, laut, dan hutan di sekitar tempat tinggal mereka).

Masa berburu dan mengumpulkan makanan terjadi pada masa Paleolithikum (zaman batu tua), berbarengan dengan kala Pleistosen, sekitar 2 juta tahun yang lalu dan berlangsung selama 600.000 tahun. Pada masa ini kondisi bumi masih belum sepenuhnya stabil.

Berikut ini ciri-ciri masyarakatnya.

1. Hidupnya selalu berpindah-pindah tempat atau di sebut dengan nomaden, alasannya ada dua; pertama, binatang yang mereka buru di tempat yang lama sudah semakin berkurang; kedua, binatang buruan akan berpindah tempat di musim kemarau, ke arah sumber air.

2. Mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil untuk memudahkan gerak mereka dalam mencari dan mengumpulkan makanan.
3. Hidupnya tergantung sepenuhnya pada alam.
4. Untuk mendukung kegiatan mereka mencari makan, manusia purba menggunakan alat-alat sederhana dari batu, tulang, duri ikan, dan tanduk, yang bentuknya masih kasar. Alat-alat ini banyak di temukan dari daerah Pacitan (Jawa Timur), dan Ngandong. Contoh kapak genggam (hand axe) untuk menggali, memotong, dan menguliti binatang; kapak perimbas (chopper) untuk merimbas kayu, memecah tulang, dan senjata; flakes (alat serpih) utuk mengiris daging dan memotong umbi.
5. Mereka menggunakan bahasa yang sederhana dibantu dengan bahasa isyarat.

Pada masa berburu dan meramu

tingkat lanjut, masyarakatnya telah memiliki kemampuan tambahan seperti;

   -Menemukan api, ini merupakan penemuan penting pada masa berburu-meramu tingkat lanjut, dengan api mereka lebih dapat bertahan terhadap cuaca dingin dan mulai mengenal cara memasak makanan.
-Naluri melindungi diri dari binatang buas dan dari fenomena alam seperti hujan, petir, banjir, dan gunung meletus, dengan cara mencari tempat berlindung di gua-gua atau di atas pohon.
-Menangkap ikan dengan cara yang sederhana
-Memakan kerang (bagi mereka yang hidup di pantai)
-Semi-sedenter, artinya tinggal cukup lama di suatu tempat
-Pembagian kerja; laki-laki berburu, dan perempuan mengmpulkan makanan dan mengurus anak

Baca Artikel Lainnya: